Hari pertama ke sekolah merupakan hari yang paling ditunggu oleh seluruh siswa. Setelah menyelesaikan libur panjang, akhirnya di hari ini siswa akan kembali mengikuti kegiatan pembelajaran. Pada hari ini, seluruh siswa akan saling bertemu satu sama lain. Akan banyak ragam cerita yang didengarkan oleh guru tentang liburan yang mengasyikkan, kegiatan berkunjung ke rumah nenek di kampung, menyelesaikan proyek-proyek bersama keluarga, atau sekedar menghabiskan waktu liburan di rumah bersama keluarga. 

Pada momen hari pertama ke sekolah, para guru akan melihat wajah-wajah lugu nan polos yang dihiasi keceriaan. Mereka kembali siap untuk menimba ilmu sebagai bekal di kemudian hari. Tentunya, banyak sekali hal yang berkecamuk di pikiran mereka. Oleh karena itu, para guru harus menyiapkan beberapa hal sebagai sambutan atas kedatangan siswa di hari-hari pertama masuk sekolah. 

Setelah membaca buku yang berjudul First Days of School yang ditulis oleh Harry K. Wong dan Rosemary T. Wong, saya mendapatkan beberapa hal baru tentang apa saja yang harus dipersiapkan guru di hari-hari pertama sekolah. Penjelasan dari buku ini dibuka dengan pernyataan pembuka:

Jika Anda berani untuk mengajar, Anda juga harus berani untuk belajar

 seorang pendidik, tugas kita tidak hanya mengajar tapi juga belajar. Karena sejatinya guru adalah pembelajar sepanjang hayat. 

Apa yang Anda lakukan di hari-hari pertama sekolah akan menentukan keberhasilan atau kegagalan Anda mengajar di sisa tahun ajaran.

Ketika Anda memilih guru sebagai profesi, maka selamat karena Anda merupakan orang terpilih untuk ikut andil dalam merubah wajah dunia melalui pendidikan yang berasal dari ruang kelas yang Bapak/Ibu ampu. Oleh karena besarnya peranan penting guru, maka terdapat beberapa hal yang harus sama-sama kita pahami agar tanggung jawab ini dapat tertunaikan dengan baik. 

 Setiap anak menjalani hidup yang dimilikinya bahkan satu-satunya hidup yang pernah dimilikinya. Oleh karena itu, yang bisa kita lakukan adalah minimal tidak menghancurkannya – Bill Page

Ciri Guru Efektif

Ketika hari-hari pertama masuk sekolah, seorang pendidik harus memperhatikan hal-hal berikut:

  1. Sudah menyiapkan pernyataan-pernyataan tentang ekspektasi-ekspektasi positif di hari-hari pertama datang ke sekolah. Karena ekspektasi positif yang dimiliki oleh guru akan mempengaruhi pandangan guru terdapat siswa yang nantinya akan berdampak pada  proses pembelajaran yang akan dilalui oleh siswa. 
  2. Menciptakan iklim kelas yang mengkomunikasikan ekspektasi-ekspektasi positif. Tentu ketika pendidik sudah memiliki ekspektasi positif terhadap siswa, maka ekspektasi ini haruslah tercermin dalam suasana / iklim kelas yang menyenangkan sebagai refleksi dari penerimaan pendidik akan kehadiran siswa. 
  3. Menghadiri pertemuan-pertemuan profesional untuk belajar. Masa pandemi mengandung banyak sekali hikmah terutama bagi dunia pendidikan. Pada masa ini, belajar tidak hanya dapat dilakukan dengan membaca buku atau berdiskusi di dunia nyata.  Saat ini, banyak sekali platform-platform digital yang dapat dimanfaatkan pendidik untuk memperoleh/berbagi hal-hal seputar praktik baiknya melalui dunia maya. Jadi belajar dapat lebih fleksibel, kapanpun dan dimanapun akses pembelajaran dapat diikuti dengan mudah.
  4. Memiliki tujuan pribadi yang tinggi. Karena sejatinya tujuan yang kita miliki akan membantu mempermudah kita dalam menjalani proses kehidupan secara lebih sistematis dan teratur. 

Hari terpenting dalam pendidikan seseorang adalah Hari Pertama Sekolah, bukan Hari Kelulusan.

 

Manajemen Kelas

Berikut ini merupakan ciri-ciri kelas yang termanajemeni dengan baik, antara lain:

  • Siswa mematuhi seluruh instruksi guru dengan gembira. 
  • Siswa-siswi tau apa yang diharapkan guru, orangtua, dan sekolah terhadap hasil belajar mereka
  • Waktu yang terbuang di kelas, keributan dalam kelas, dan gangguan-gangguan lainnya relatif kecil.
  • Iklim kelas berorientasi belajar namun tetap rileks dan menyenangkan. 

Hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam dalam memanajemeni kelas, antara lain:

  1. Persiapkan kursi siswa. Pastikan Anda telah menempelkan nama pada masing-masing kursi siswa Anda sehingga ketika siswa masuk, mereka tidak merasa kebingungan dalam menemukan tempat dimana mereka harus duduk. Pastikan dalam memilih tempat duduk, Anda sudah mempertimbangkan beberapa hal seperti proporsi tubuh siswa, kesehatan mata siswa, dan sebagainya. 
  2. Persiapkan dinding kelas. Anda dapat mengisi dinding kelas dengan bebagai informasi yang dapat membantu memudahkan siswa seperti peraturan kelas, jadwal piket kelas, struktur kelas, dan hal-hal informatif lainnya. Sehingga yang ditempel di dinding bukan hanya hiasan saja namun informatif bagi peserta didik.
  3. Persiapkan bahan-bahan mengajar. Penting bagi seorang pendidk untuk menyiapkan seluruh administrasi pembelajaran untuk menunjang kesuksesan kegiatan pembelajaran yang akan berjalan. 
  4. Akhirnya, persiapkan diri Anda! Ini merupakan hal penting lainnya yang tidak bisa kita elakkan. Persipakan fisik, hati dan mental Anda untuk kembali memberikan pengalaman hidup yang bermakna bagi peserta didik bukan hanya sebatas mentransfer pengetahuan. 

Jika seorang siswa tidak bisa membuktikan pembelajaran atau pencapaian belajarnya, maka bukan siswalah yang gagal belajar namun gurulah yang mengagalkan siswa tersebut

 

Oleh: Nurul Ihya Mawaddatul Akmal

Sekolah:  Prestige Bilingual School

Email : nurulakmal75@guru.sd.belajar.id